BANGKRUT USAHA !!!!! AYO BANGKIT LAGI

image

Bapak M. Affan Syatory atau bapak OJO itu sebutan orang – orang di daerahnya memanggil beliau seorang ayah yang mempunyai anak deangn jumlah 12 orang. Beliau di lahirkan di daerah tasikmalaya daerah gentong 17 Agustus 1945 bertepatan kemerdekaan Indonesia. Sejak berumur 5 bulan beliau di tinggalkan oleh seorang ibu yang menyayanginya sehingga beliau menjalani hidup bersama ayahnya. Mulai dari awal usaha sejak berumur 7 tahun yaitu dalam menjual gula aren di daerah bandung sejak itu masih menginjak sekolah Rakyat atau SR sebelum sekarang menjadi Sekolah Dasar. Kurang lebih di jalani sampai berumur 12 tahun menjalani usahanya tentunya itu dalam menjalani usaha tersebut di damping oleh ayahnya. Kemudiann beliau di Pesantrenkan oleh ayahnya untuk menuntut ilmu keisliman selain menuntut ilmu dalam bidang agama tetapi beliau juga mempunyai pekerjaan sampingan untuk berdagang. Uasah sampingan ini di tawarkan oleh Ustadz pesantren tersebut produk yang di jual yaitu garam dapur dan handuk penjualan produknya itu tidak hanya di lingkungan pesantren tetapi juga ke rumah warga yang dekat dengan pesantren. Usahanya cukup berkembang dan juga keilmuan tentang keislamanya kian hari kian   bertambah. Selain kegiatannya di pesantren beliau aktivis dalam beberapa organisasi dan menjadi guru ngaji bagi para masyarakat dari usia muda sekalipun. Setelah menyelesaikan pesantren sekitar 17 tahun mulailah dengan menjalankan usaha sendiri yaitu sebagai penjual tikar dengan cara penjualannya yaitu kredit setiap hari dengan jarak yang tidak dekat menjual tikar – tikar yang dengan memikulnya dengan jiwa yang semangat pantang menyerah terik panas atau dinginya angin pada saat hujan tidak menjadikan suatu halangan beliau untuk menjalani usahanya. Dengan waktu yang cukup padat beliau tetap saja meluangkan waktu untuk berorganisasi yaitu di PII (Persatuan Islam Indonesia) dan Juga di Parmusi (Partai Muslim Indonesia) . dan tentunya dalam berdakwah mengenai Keisalman beliau tetap rutin laksanakan. Tahun 1967 ayahnya di panggil oleh yang maha kuasa Awal Berumur 24 tahun tepatnya pada tahun 1969 beliau menikah dengan ibu siti yayah rokayah. Tetapi setelah beberapa tahun menikah mendapat musibah yaitu usahanya bangkrut dan tidak mempunyai uang untuk membiayai kehidupan sehari – harinya.Pada saat itu rumah beliau di sewakan sebagian untuk pedagang warung nasi tegal. Dan pada saat itupun mempunyai uang pinjaman untuk modal sebesar Rp. 20.000 uang modalnya di pakai untuk membeli tikar itu bisa di belikan dengan jumlah 2kodi atau 40 buah tikar. Disinilah awal mula usaha barunya berkembang sampai modalnya berlipat. Melihat usahabeliau yang cukup maju pemilik warung tegal meminta uang yang 20 ribu untuk di kembalikan. Dengan keyakinan yang cukup tinggi dan mempunyai siap untuk menjalani resiko beliau memulai usahanya yang baru yaitu membuka warung menjual makanan sembako, obat – obatan dan banyak lagi yang lainnya. Usahanya mulai berkembang dan kelengkapan di tokonya kian hari bertambah dan sehingga banyak sekali di sekitar tetanggnya mulai meniru usaha beliau. Pada saat Tahun 1995 usahanya mengalami kebangkrut an hinngga barang- barangnya hampir tidak ada karena modal yang habis system keuangan yang tidak beraturan menjadi factor utama dalam menjalankan suatu usaha.

Pada akhir tahun 1995 ada program Bank milik Negara untuk peminjaman modal atau uang untuk mempunyai usaha kepada masyarakat. Dengan keyakinan yang cukup tinggi beliau meminjam uang untuk modalnya untuk mempunyai usaha baru.

Terlahirlah suatu usah di bidang keperluan untuk masayarakat atau alat – alat rumah tangga. Mempunyai sebuah toko di beri nama “SAMJAYA”. Berkat keyakinan yang kuat da kerja keras yang tinggi akhirnya usaha beliau maju dan berkembang sampai saat ini putra dan putirnya meliki 12 bersaudara 7 perempuan dan 5 putra.   10 di antaranya Lulusan S1 ataupun lulusan D3 dan 2 lainnya masih bersekolah. Beliau merasa terharu pada saat anak keduanya telah menyelesaikan kuliahnya S1 di UIN (IAIN) tidak menyangka ayahnya yang lulusan SR bias meneyekolahkan putranya sampai ke Perguruan tinggi.

Foto – foto usaha beliau sampai sekarang dengan tampilan tidak berubah dari sejak pertama kali ada untuk memperlihatkan keaslian toko versi lama, untuk menjaga kesaliannya secarta rutin di perbaiki sedikit  sedikit dalam memperbaiki fasilitas yang ada.

H ikmah yang dapat di raih dari kisah si atas:

1.    Pengalaman usaha yang di terapkan pada saat usia yang relatif masih muda berperan penting untuk para jiwa – jiwa seorang pengusaha

2.    Mencoba jika ada peluang untuk usaha di bidang apapun di jalankan terlebih dahulu.

3.    Pantang menyerah dan mempunyai tekad yang tinngi jika mengalami kebangkrutna

4.    Mempunyai keyakina untuk maju


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 2+1+8

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Artikel Terbaru
Menu Utama
SLINK
My Links
Iklan Anggota

 

Klik untuk info lebih lanjut

 

RuMAH PARENTING

(gRup Miracles At Home PARENTING)

Buku - Seminar - Konsultasi - Artikel

www.rumahparenting.com

CP : Ine 085722664373

 

Clodi

Copyright © 2014 BV Wirausaha · All Rights Reserved